Rabu, 15 Desember 2021

Terampil Dalam Membuat Laporan Pengamatan

Solo. Pembelajaran kolaborasi saat kondisi pandemi seperti ini menjadi hal yang penting dilakukan. Pembelajaran kolaborasi merupakan pembelajaran yang melibatkan kerjasama antar guru, baik guru mata pelajaran sejenis maupun guru mata pelajaran yang berbeda. Kolaborasi dan kerjasama yang dimaksud, untuk mengidentifikasi kompetensi tertentu yang dianggap menjadi inti proyek kolaborasi.

Seperti yang dilakukan di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, uji proyek membuat laporan pengamatan teori hukum ohm  dan rangkaian listrik seri-pararel dengan perhitungan yang rinci menjadi proyek kolaborasi mata pelajaran Fisika dan Matematika dalam uji praktik kelas XII MIPA SMA Muh PK. Uji Praktik yang diselenggarakan Senin, 13 Desember 2021 ini menggunakan platform zoom meeting dan pengamatan virtual lab. 

Wahyu Setyawan, guru Fisika yang menyusun materi uji praktik mengungkapkan bahwa tujuan dari uji praktik materi teori ohm dan rangkaian listrik ini agar siswa mampu membuat laporan pengamatan yang baik. Sistematika laporan yang terdiri dari judul, tujuan percobaan, dasar teori, langkah kerja, tabel pengamatan, perhitungan, kesimpulan yang tepat menjadi bagian dari proses yang harus dilewati siswa, ujar Wahyu.

Sementara itu, Steffy Erlinda selaku guru mata pelajaran Matematika yang ikut berkolaborasi pada proyek ini menyampaikan aspek perhitungan yang rinci dari siswa dari kegiatan pengamatan virtual lab menjadi bagian dari implementasi pelajaran Matematika yang harus dikuasai siswa. Kolaborasi dengan Fisika tentu akan menggambarkan bahwa Matematika dalam bidang fisika dan bidang lainnya menjadi dasar ilmu pengetahuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar